ide/gagasan dalam pembangunan suatu desa
Di Sumatera, Indonesia, ada murid-murid berkemauan keras dari kampung Batu Busuk berjalan menuju sekolah mereka. Setiap hari, sekitar 20 siswa dari desa tersebut harus berjalan sejauh tujuh mil atau sekitar 11,2 kilometer ke dari kampung ke sekolah mereka di Kota Padang. Alih-alih malas dan bolos, mereka rajin menapaki jalan menuju sekolah termasuk harus melewati hutan. Mereka pun harus melewati jembatan yang rusak parah akibat hujan deras.
Yang tersisa dari jembatan tersebut hanya untaian-untaian kabel. Para siswa sekolah dasar dan menengah pertama tersebut harus berusaha menjaga keseimbangan saat melalui kabel-kabel yang terbentang di atas sungai. Tak hati-hati, para siswa ini bisa terluka, tenggelam dalam arus sungai, atau bahkan nyawa melayang karena jarak kabel pijakan mereka dengan sungai tersebut cukup tinggi, 30 kaki atau sekitar 9 meter.
Melihat masalah tersebut saya memiliki ide/ gagasan untuk membangun jembatan yang kokoh agar anak-anak sekolah dan warga setempat bisa aman dalam menyebrangi sungai tersebut dan agar kendaraan bermotor/sepeda bisa melewatinya sehingga warga dan anak sekolah tidak perlu berjalan jauh untuk sampai tujuan . Dalam prosesnya banyak hal yang perlu dilakukan yang pertama harus dilakukan adalah mendapatkan izin membangun dari pemerintah setempat dan agar anggaran untuk perbaikan desa tersebut dapat dikeluarkan karna dalam pembangunan ini membutuhkan banyak biaya sehingga kita harus menggunakan anggaran tersebut. Yang kedua mendapatkan izin dari warga setempat karna proses pembangunan ini nantinya aktivitas warga setempat akan tersendat sehingga kita harus membicarakannya dulu dengan warga setempat agar bisa mencari solusinya. Yang ketiga karna lokasinya yg berada di pedalaman kita harus membuka jalan agar nanti truk pembawa bahan/barang bisa lewat dan setelah itu baru proses pembangunan bisa dimulai.

Komentar
Posting Komentar